Tribun

Konflik Rusia Vs Ukraina

Situasi di Medan Perang Semakin Buruk, Ukraina Minta AS Kirim Senjata

Ukraina meminta Amerika Serikat untuk menyediakan sistem pertahanan udara dan jet tempur ke Ukraina karena situasi di medan perang jauh lebih buruk.

Penulis: Yurika Nendri Novianingsih
Editor: Garudea Prabawati
Situasi di Medan Perang Semakin Buruk, Ukraina Minta AS Kirim Senjata
AFP/GENYA SAVILOV
Seorang prajurit Ukraina berjaga di jalan di samping sebuah bangunan yang rusak di kota Borodianka, barat laut Kyiv, pada 6 April 2022, selama invasi militer Rusia diluncurkan ke Ukraina. - Ukraina minta bantuan senjata AS di saat situasi medan perang semakin buruk. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang anggota parlemen Ukraina meminta Amerika Serikat untuk menyediakan sistem pertahanan udara dan jet tempur ke Ukraina.

Dia mengatakan bahwa situasi di medan perang jauh lebih buruk daripada di awal perang.

"Ini adalah neraka di garis depan sekarang," kata Oleksandra Ustinova di meja bundar Dana Marshall Jerman di Washington, Jumat (13/5/2022), seperti dikutip dari CNN.

“Kami terus kehilangan lebih banyak orang sekarang daripada di awal perang.”

Daria Kaleniuk, seorang aktivis masyarakat sipil Ukraina terkemuka, mengatakan beberapa hal yang membuat Ukraina sulit memenangkan perang.

"Kita tidak bisa memenangkan perang ini dengan peralatan Soviet karena A. Rusia memiliki lebih banyak peralatan Soviet, B. kita tidak punya tempat untuk mendapatkan amunisi untuk ini, dan C. Rusia memiliki lebih banyak orang dan lebih banyak pasukan," kata Kaleniuk.

Ustinova mengatakan Ukraina tidak lagi mencari jet tempur MiG era Soviet karena perang telah berubah.

Sebaliknya, dia mengatakan Ukraina membutuhkan Multiple Launch Rocket System (MLRS), howitzer self-propelled Paladin, dan jet tempur seperti F-16 untuk secara efektif melawan Rusia.

Ukraina juga meminta AS untuk mulai melatih pilot Ukraina untuk menggunakan jet semacam itu.

Kaleniuk, yang mengatakan dia baru-baru ini bertemu dengan pejabat pertahanan Ukraina di Kyiv, mencatat bahwa Ukraina memiliki “pilot berpengalaman tempur, yang bersedia dan siap untuk pergi sekarang untuk pelatihan. Mereka bersedia pergi kemarin untuk pelatihan. Tetapi tidak ada keputusan untuk menerima mereka dan menyediakannya karena tidak ada keputusan untuk menyediakan jet tempur.”

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas